Glossolalia, antara Haleluya dan Histeria

January 19, 2013 in Spiritualitas by Hendra Sumakud

 

Tidak dapat disangkal bahwa sejak kemunculannya diungkapkan pada awal abad kedua puluh yang lalu, glossolalia atau umum dikenal oleh umat Kristen di Indonesia dengan istilah bahasa roh, menarik perhatian banyak pihak. Baik oleh awam ataupun oleh para pakar. Baik yang bersikap positif maupun yang bersikap negatif.

Kelompok yang memiliki pandangan yang positif, baik dari Kristen non Katolik maupun Katolik membagikan pemahaman mengenai glossolalia melalui berbagai literatur. Kelompok yang berpandangan negatif cenderung memilih website dan blog, terutama melalui sosial medianya seperti forum dan milis, dalam menyebarkan pemahamannya tersebut. Perdebatan mengenai glossolalia tidak pernah surut! Salah satu penyebabnya adalah apa yang akan diuraikan berikut ini.

Read the rest of this entry →

Musik dan Mistik

October 8, 2012 in Spiritualitas by Hendra Sumakud

 

 

Ketika orang-orang Indonesia MENDENGAR kata mistik, maka pikirannya akan langsung terhubung pada segala sesuatu yang berkaitan dengan perdukunan dan dunia roh. Pemahaman mengenai dunia roh yang diyakini oleh kebanyakan orang Indonesia pada umumnya, berbeda dengan pemahaman dunia roh yang dimaksud oleh Gereja.

Read the rest of this entry →

Bahasa roh atau bahasa lidah?

October 6, 2012 in Spiritualitas by Hendra Sumakud

 

 

Pada Program Pembelajaran di sesi Pujian Penyembahan dan Karunia-Karunia Roh (klik di sini) telah disinggung hubungan erat dan tak terpisahkan antara Pujian dan Penyembahan dengan karisma-karisma. Salah satu karisma yang kerapkali digunakan dalam Pujian dan Penyembahan adalah karisma bahasa roh.

Karisma bahasa roh merupakan karisma yang paling sederhana. Namun karena kesederhanaannya itu, karisma ini sering disalahartikan dan disalahgunakan. Seperti yang terjadi dalam Montanisme di abad ke-2. Tidak mengherankan bila dari semua karisma yang disebut oleh St. Paulus dalam 1 Kor. 12 ini merupakan karisma yang paling diremehkan.

Read the rest of this entry →

SPIRITUALITAS GEREJA TIMUR (2)

August 13, 2012 in Spiritualitas by Hendra Sumakud

 

 

Pada beberapa paragraf terakhir di bagian pertama, sudah dijelaskan secara singkat, bahwa karena Gereja Timur selalu menyadari dan melibatkan PERAN Roh Kudus, ibadat dalam Gereja Timur pun bernuansa karismatis, walaupun dalam suasana yang lebih tenang. Unitatis Redintegratio, Dekrit tentang Ekumenisme, mengatakan bahwa : “Jangan pula dilupakan, bahwa apa saja yang dilaksanakan oleh rahmat Roh Kudus di antara saudara-saudari yang terpisah, dapat juga membantu kita membangun diri. Apa pun yang sungguh bersifat kristen, tidak pernah berlawanan dengan nilai-nilai iman yang sejati. Bahkan selalu dapat membantu untuk mencapai secara lebih sempurna misteri Kristus dan Gereja sendiri” (no. 4, paragraf 9).

Tidak hanya itu, Paus Yohanes Paulus II dalam salah satu surat apostoliknya, Orientale Lumen, juga mengatakan bahwa “..kita memang percaya bahwa tradisi yang kuno dan layak dihormati dalam Gereja-Gereja Timur merupakan bagian integral PUSAKA Gereja Kristus, yang pertama-tama DIPERLUKAN bagi  umat Katolik yakni menjadi AKRAB dengan tradisi itu, untuk mendapat manfaat dari padanya bagi perkembangannya, dan untuk mendorong proses menuju KESATUAN dengan cara yang terbaik bagi masing-masing pihak.. Para anggota Gereja Katolik tradisi Latin hendaknya MENGENAL harta kekayaan itu SEPENUHNYA juga.. (no. 1 paragraf 4 dan 5)”.

Read the rest of this entry →

SPIRITUALITAS GEREJA TIMUR (1)

July 21, 2012 in Spiritualitas by Hendra Sumakud

 

 

Cukup banyak orang masih KELIRU ketika berbicara mengenai Gereja Timur. Ada yang menyebutnya sebagai Katolik Ortodoks dan sering menyamakan begitu saja, antara Ortodoks Timur dan Katolik Timur. Walaupun mungkin maksudnya benar, tetapi CARA menyebutkannya salah. Ini menunjukkan bahwa kita tidak tahu apa yang dikatakan atau kita tidak mengerti apa yang diucapkan.

Gereja Katolik Roma, gereja Anglikan, gereja Lutheran, gereja-gereja Kristen Evangelikal dan Pentakostal termasuk dalam RUMPUN Gereja Barat. Gereja-gereja Timur MELIPUTI gereja-gereja Katolik Timur hingga gereja-gereja Ortodoks Timur dan gereja-gereja Ortodoks Oriental yang hanya mengakui tiga konsili EKUMENIS, yakni Konsili Nicea Pertama, Konsili Konstantinopel Pertama, dan Konsili Efesus Pertama. Gereja-gereja Timur lainnya mengakui tujuh konsili ekumenis, yakni konsili Nicea Pertama, konsili Konstantinopel Pertama, konsili Efesus Pertama, konsili Kalsedon, konsili Konstantinopel Kedua dan Ketiga serta konsili Nicea Kedua. Dalam rumpun gereja Timur, ADA pula yang disebut Gereja Assiria.

Read the rest of this entry →

SPIRITUALITAS GEREJA TIMUR

July 20, 2012 in Spiritualitas by Hendra Sumakud

 

Cukup banyak orang masih KELIRU ketika berbicara mengenai Gereja Timur. Ada yang menyebutnya sebagai Katolik Ortodoks dan sering menyamakan begitu saja, antara Ortodoks Timur dan Katolik Timur. Walaupun mungkin maksudnya benar, tetapi CARA menyebutkannya salah. Ini menunjukkan bahwa kita tidak tahu apa yang dikatakan atau kita tidak mengerti apa yang diucapkan.

Gereja Katolik Roma, gereja Anglikan, gereja Lutheran, gereja-gereja Kristen Evangelikal dan Pentakostal termasuk dalam RUMPUN Gereja Barat. Gereja-gereja Timur MELIPUTI gereja-gereja Katolik Timur hingga gereja-gereja Ortodoks Timur dan gereja-gereja Ortodoks Oriental yang hanya mengakui tiga konsili EKUMENIS, yakni Konsili Nicea Pertama, Konsili Konstantinopel Pertama, dan Konsili Efesus Pertama. Gereja-gereja Timur lainnya mengakui tujuh konsili ekumenis, yakni konsili Nicea Pertama, konsili Konstantinopel Pertama, konsili Efesus Pertama, konsili Kalsedon, konsili Konstantinopel Kedua dan Ketiga serta konsili Nicea Kedua. Dalam rumpun gereja Timur, ADA pula yang disebut Gereja Assiria.

Kondisi gereja yang terbagi menjadi dua bagian ini lebih disebabkan oleh faktor POLITIS daripada faktor keagamaan. Dalam perkembangannya, kondisi Gereja Timur menjadi lebih KUAT, padahal pusat kekristenan saat itu berada di Barat, yakni Roma. Ini merupakan salah satu faktor TERPECAHNYA gereja. Secara KULTURAL, Gereja Timur dipengaruhi budaya Yunani, Gereja Barat dipengaruhi budaya Latin.

Read the rest of this entry →

SPIRITUALITAS LITURGI (3)

June 28, 2012 in Spiritualitas by Hendra Sumakud

 

Pada bagian sebelumnya, telah dijelaskan 3 unsur yang merupakan struktur dasar bagi sebuah Spiritualitas Liturgi, yakni : Dialogis (Katabatis-Anabatis), Anamnesis dan Epiklesis. Bagian ketiga melanjutkan mengenai 3 unsur lainnya, yang juga memiliki peran yang tidak boleh diabaikan atau diremehkan begitu saja.

 

Simbolis

 

Manusia hidup membutuhkan simbol-simbol. Kata-kata tidak selalu dapat menjelaskan sebuah pesan atau maksud yang terkandung di dalamnya. Kadang-kadang, sebuah pelukan kasih berbicara lebih banyak daripada banyaknya kata-kata cinta. Sebuah senyum memiliki arti yang begitu mendalam daripada sekumpulan kata yang mau menyatakan “aku sedang bahagia”. Manusia sendiri adalah sebuah simbol. Simbol yang mengungkapkan dirinya sebagai Gambaran dan Rupa Allah. Menjalani Spiritualitas Liturgi berarti menyadari peran berbagai simbol dan ekspresi yang ada dalam kehidupan ini untuk mengungkapkan apa yang tak terucapkan. Oleh karena itu, kita tidak perlu sungkan untuk memanfaatkan berbagai simbol (baik yang alamiah maupun yang buatan) dan berbagai ekspresi (ekspresi tubuh maupun ekspresi suara) demi penghayatan iman yang lebih efektif dan mendalam.

Read the rest of this entry →

SPIRITUALITAS LITURGI (2)

June 27, 2012 in Spiritualitas by Hendra Sumakud

 

 

Pada bagian PERTAMA sudah dijelaskan mengenai apa yang dimaksud dengan Spiritualitas Liturgi. Pada bagian kedua ini, kita akan merefleksikan lebih lanjut setiap unsur yang menjadi STRUKTUR dasar Liturgi.

 

Katabatis

Memiliki Spiritualitas Liturgi berarti memiliki KESADARAN atau iman bahwa segala sesuatu DIMULAI dari Allah sendiri. Allah yang pertama-tama berinisiatif MENYAPA manusia, menyapa KITA semua (1 Yoh. 4:10). Tanpa Allah yang terlebih dahulu TURUN TANGAN dan yang memberikan pertolongan, kita tidak pernah MAMPU mencapai dan menggapai Dia. Rahmat-Nya selalu TERCURAH bagi kita. Kita sudah seharusnya sungguh-sungguh menyadarinya. Hal ini membuat kita tahu bahwa kita tidak pernah sendirian. Dia selalu ADA di tengah-tengah kita dengan tangan TERBUKA, menanti kita menjawab panggilan-Nya.

Read the rest of this entry →

SPIRITUALITAS LITURGI (1)

June 22, 2012 in Spiritualitas by Hendra Sumakud

 

 

Tulisan ini BERTOLAK dari buku Pater Martasudjita Pr dengan judul yang sama, Spiritualitas Liturgi (2002) dan Makna Liturgi bagi Kehidupan Sehari-hari (1998) yang diterbitkan oleh Penerbit Kanisius dan majalah LITURGI dari Komisi Liturgi KWI dalam edisi yang bertema Menghayati yang Dirayakan, edisi no.1, vol. 17, Januari-Februari 2006.

Tema ini tetap menjadi PEMBICARAAN yang HANGAT, karena masih terjadi kesalahpahaman maupun kesalahan penghayatan tentang Liturgi. Keuskupan Agung Jakarta yang MENETAPKAN tahun 2012 sebagai Tahun Ekaristi, yang dimulai pada masa Adven 2011 dan juga Keuskupan Agung Semarang yang menyelenggarakan Kongres Ekaristi pada tanggal 22-24 Juni 2012 merupakan TANDA-TANDA yang JELAS, bahwa Gereja hendak semakin menggemakan dan MENDORONG pengenalan lebih dalam mengenai Liturgi.

Read the rest of this entry →

SPIRITUALITAS PENTAKOSTAL

May 29, 2012 in Spiritualitas by Hendra Sumakud

 

Minggu, 27 Mei 2012 yang baru saja berlalu, dalam kalender LITURGI Gereja Barat adalah hari raya Pentakosta. Gereja-gereja Timur merayakannya pada hari Minggu, 3 Juni 2012. Sekalipun ada perbedaan dalam PENENTUAN hari perayaannya, baik Gereja Barat maupun Gereja Timur mengakui bahwa hari Pentakosta ini diperingati dan dirayakan sebagai peristiwa TURUNNYA Roh Kudus atas para rasul.

Pada mulanya, hari raya Pentakosta merupakan salah satu PERAYAAN orang Yahudi. Kata Pentakosta berasal dari bahasa YUNANI kuno yang berarti hari kelima puluh. Dalam konteks budaya bangsa Yahudi, perayaan Pentakosta merupakan perayaan SYUKUR atas panen raya setiap tahunnya. Perayaan Pentakosta dirayakan pada hari kelima puluh sesudah Paskah. Selain itu, perayaan Pentakosta merupakan perayaan PENGENANGAN akan peristiwa Sinai. Peristiwa PENETAPAN Hukum Allah, penetapan perjanjian Allah dengan bangsa Israel sebagai umat pilihan-Nya (Kel. 20:1-17, 34:10).

Read the rest of this entry →

Kunjungilah webblog ini dan bergabunglah di
Signum Dei Community